Rantai Bumi (2006)
Posted by Dodi Mahendra on Monday, 2 of April , 2007 at 12:01 am
Paranomal Ki Kusuma meng-carpe-diem-kan mimpinya untuk jadi action star. Hasilnya, muncullah Constantine chubby Indonesia dengan kumis tipis mempesona siapapun yang memandangnya. Kalau Constantine versi Keanu Reeves harus melawan malaikat-malaikat sesat dan Lucifer himself, Ki Kusuma (yang memerankan tokoh dengan nama Mas Adi Kusuma) mesti berjuang lebih berat karena mesti melawan Torro Margens dengan ultra-annoying mode *on* dan sekelompok perempuan berpakaian hitam dengan kacamata cengdem (se-ceng ngadem) dan bedak yang cemong-cemong. Scaaareey…
Mas Adi yang bisa berlari vertikal di dinding, bisa jadi invisible, mesti menjinakkan bom, menghentikan usaha Torro Margens untuk menguasai dunia. Berat. Tapi toh Mas Adi masih sempat sholat lima waktu. Bahkan dia sempat sholat di atas air di kolam renang (iseng banget kan?). Sementara itu, adu kesaktian di antara jagoan-jagoan ini terlihat seperti adu kekuatan visual effect yang diciptakan dengan komputer-komputer ber-processor 486.
Salah satu film terburuk yang pernah dibuat di bumi, dan mungkin di neraka.
Oh, filmmakernya bilang film ini ratingnya adalah ADULT PG-17. Harap dibaca: Tidak direkomendasikan untuk penonton dengan IQ di atas 17.

Betacam SP, transfer ke 35mm
Berwarna (tapi ancur), 90 menit
Pemain: Ki Kusuma, Torro Margens, Marcellino, Kiki Amalia.
Sutradara: Purnomo A. Chakil
Penulis: Tisa TS dan Tim Creative PKP
Art: What Art?
Editor: What Editor?
Musik: Menurut Lo?
Produser: Ki Kusuma
Produksi: Putra Kusuma Productions
Category: Review
- Add this post to
- Del.icio.us -
- Meneame -
- Digg
Comment by Rizka
Made Wednesday, 12 of September , 2007 at 6:32 pm
Comments yg dulu2 pada ke mana, ya? Jadi balik ke nol lagi? Aku jadi pengkomentar pertama nih?
Anyway, my hubby n I bought the CD n malem itu kami nyaris nggak bisa tidur karena ni film bener2 bikin ngakak sampai mata berair, lambung bengkak, tenggorokan kering, teriakan mengalun, nafas sengal-sengal (adikku yg ada di kamar sebelah sampe nyaris girang karena mikirnya dapet “live bed-show”, until he realized that I AM his sister)… So demi kenyamanan bersama dan janin yang ada di kandunganku, kita putusin selesai di disc 1 aja, disc 2-nya disimpen rapat-rapat karena ni film jelas nggak baik buat wanita hamil mana pun!
Adegan konyolnya banyak banget! Misalnya:
Di mal, sekelompok cewek masuk pake baju item seksi (ke mana FPI di saat2 begitu? Katanya ngedukung RUU APP!) masing2 bawa koper, dan kopernya ditinggalin di etalase2. Lha, aku yg lagi hamil aja tetep diperiksa tas kalo masuk mal, masa’ mereka lolos? (*tidak terima alasan, “Karena mereka sakti!” Oke?*)
Adegan rebut2an koper di mal, selain norak juga banyak yang nggak masuk akal. {ada nyadar nggak sih, para pengunjung yang panik dan berlarian ke luar gedung itu BAJUNYA ITEM SEMUA! Ini film nggak ada tim kostum n propertinya apa? Terakhir, setelah manjat2 dinding, terbang2an dari atap ke atap, tau2 Ki Kusumo sampai di PANTAI n ngebuang itu bom ke laut. Dia lari dari Jakarta sampe Anyer, gitu? Atau mungkin yang terdekat, dari WTC Mangga 2 sampe Ancol?
Ya udah, karena katanya ibu hamil nggak boleh stres (anak pertama, lagi. Hore!), aku nggak nonton CD 2-nya, jadi nggak tau endingnya. Masih banyak adegan lucu bin ajaib-nya nggak ya?
Comment by emil
Made Monday, 17 of September , 2007 at 11:40 pm
Turut berduka cita buat Dodi karena merelakan jiwa dan raganya untuk menonton film ini….
You must be logged in to post a comment.