6:30 (2007)
Posted by ferrysiregar on Monday, 2 of April , 2007 at 12:11 am
Sebuah kejutan kecil yang menyenangkan hati. Film 6:30 jauuuuh lebih bagus dari film-film Hanung Bramantyo dan jauh lebih dewasa. Kami sebelumnya sudah skeptis kalau ada mahasiswa Indonesia di luar negeri yang bikin film di sana dengan hanya menjual gambar-gambar jalanan yang lebih bersih dari Jakarta doang. Tapi 6:30 adalah sebuah film yang, terlepas dari sound-nya yang sering muncul tidak, muncul tidak (after all, demikian juga sound di Janji Joni dan Realita Cinta dan Rock ‘n Roll), boleh membuat para pembuatnya bangga.
Reminiscent dari film 25th Hour-nya Spike Lee, 6:30 terjadi di hari terakhir seorang anak muda Indonesia di L.A. bernama Alit (Adilla Dimitri) sebelum harus pulang ke Indonesia keesokan harinya. Alit dan kedua teman dekatnya, Tasya (Dina Olivia) dan Bima (Winky Wiryawan) memutuskan untuk membuat hari itu sebagai hari perpisahan yang layak dikenang. Sebelum matahri terbit besok paginya, mereka berhasil menciptakan sebuah hari yang layak dikenang, walaupun tidak mesti hari yang penuh dengan kenangan manis.
Saat kebanyakan film Indonesia tidak punya character development yang jelas, para pembuat film 6:30 yang first-time filmmakers berhasil menciptakan karakter-karakter yang kuat. Alit adalah seorang anak muda yang aimless yang berpikir bahwa dia bisa membuat kehidupannya tidak terlalu membosankan dengan sewaktu-waktu meledak, termasuk mencuri uang pengemis di kali lima atau berlarian di atas mobil-mobil yang sedang diparkir. Bima adalah tipe anak muda yang punya drive untuk sukses dan sudah pekerjaan yang tetap. Di antara mereka ada Tasya, yang hidup di antara sentimentalisme dan dunia nyata. Ada cinta segitiga di antara mereka, yang digambarkan dengan berkelas. Akting ketiga aktor utamanya sangat mengagumkan, terutama Adilla Dimitri yang juga ikut menulis skenarionya. Ketiganya bersinar dalam sebuah coming-of-age drama tentang romance, friendship, dan tragedi.
Sayang, film ini luput dari perhatian banyak orang. Padahal para pembuatnya punya masa depan yang sangat cerah sebagai filmmaker. Salut.

Pemain:
DINA OLIVIA, WINKY WIRYAWAN, ADILLA DIMITRI, BAMBANG WARSONO, JAJANG C. NOER
Sutradara:
RINALDY PUSPOYO
Penulis:
ADILLA DIMITRI/RINALDY PUSPOYO
Produksi:
TANGANKIRI PRODUCTION
Homepage:
http://www.630themovie.com/
Trailer:
http://www.630themovie.com/
Category: Review
- Add this post to
- Del.icio.us -
- Meneame -
- Digg
Comment by Adipati Rogha
Made Tuesday, 3 of April , 2007 at 11:11 am
“…6:30 terjadi di hari terakhir seorang anak muda Indonesia di L.A.”
Bukan L.A.
SF = ES EP (kata Piktor). Tolong jangan disamakan, ES EP sama EL EH…EL EH anak2nya yg pada ngumpul di Indika (kecuali Thoersi..hehehe).
Comment by rusdijarwono
Made Wednesday, 4 of April , 2007 at 9:57 pm
film indonesia yang paling bagus dalam segala hal aspek pembuatannya…salut
Comment by aditya
Made Wednesday, 4 of April , 2007 at 10:55 pm
???
mean???
ah sudahlah tp iya keknya promo kurang genjar gmn gt….kok aku yang
penikmat film in…:p, sampai g ngeh klo film ini udah tayang………..apa krena aku terlalu sibuk memikirkan mkna film heart……upssssssssssssss
Comment by Tora Sudibjo
Made Thursday, 5 of April , 2007 at 11:05 am
semoga Tangankiri Production tetap bisa berkarya dan bisa cari dana buat film berikutnya.
Comment by Sahat
Made Thursday, 5 of April , 2007 at 10:10 pm
What??? This is like the worst movie I’ve ever seen. Waktu gua nonton, pas mulai ada 10 orang di bioskop, waktu abis tingal 2 orang. Gua berjuang keras menahan pantat gua di kursi demi menghormati diri gua yang selalu berusaha menonton film sampai abis di bioskop. Dan gua nyaris saja gagal. Dialognya kepanjangan & sok penting, banyak adegan2 yang gak penting, semuanya gak penting.
Comment by mr. anderson
Made Sunday, 8 of April , 2007 at 8:55 pm
bravo guys, akhirnya kalian kembali. tp gw lebih suka tampilan yg lama.
6.30
tidak bagus jg tidak jelek
lumanyan membosankan dgn adegan yg sengaja dibuat berkesan tapi tidak nyata.
kalo gw bilang, semua review disini berdasarkan selera pribadi
jadi bwt pembaca blog ini, kalo sinema indonesia bilang film A jelek, ato film B bagus bgt, jangan percaya dulu. mending tonton aja filmnya dulu.
Comment by Candra Aditya
Made Tuesday, 10 of April , 2007 at 8:28 am
Menurut gue sih filmnya keren banget, Tapi, emang segmented, hanya beberapa orang yang bisa ngeerti.
Comment by eggophilia
Made Tuesday, 10 of April , 2007 at 10:00 am
keknya ni film biasa aja (langsung pinjem dvd-nya begitu SI bilang bagus). atau gue yg (refer to candra aditya) “di luar segmen”. ada saat2 tertentu yg nendang, tapi trus mentah lagi. tapi gue seneng gayanya yg ga holiwut
Comment by hdn
Made Tuesday, 10 of April , 2007 at 10:31 am
begitu SI bilang bagus, gue juga langsung beli filmnya. eh bener, bagus. filmnya menghangatkan hati, tulus. dan gak sekalipun dalam dialognya ada kata bahasa inggris. sayang, bener kata SI, suaranya timbul tenggelem. trus adegan ngobrol yg rada akhir itu kepanjangan. still, masih bagus lah dibandingin film indonesia kebanyakan.
Comment by Lydia
Made Tuesday, 10 of April , 2007 at 2:22 pm
Gw sebagai orang Indonesia bangga banget ama film ini, salut sama Rinaldy yg sudah mampu membuat film yang benar2 berarti. Memang sayang sekali sound-nya, secara film ini bergantung banyak sama dialognya. Cinematographynya canggih. Dan gw suka banget karena cerita ini bisa terjadi di mana aja. Sebagai orang yang lagi belajar di luar negri, pokoknya cerita ini nyesek banget dah di hati.
Comment by guna sulistomo
Made Tuesday, 10 of April , 2007 at 2:39 pm
Ini film ga terlalu bikin gw entertained pas nonton. But is it a good movie? yes! Cerita nya bagus, karekternya kuat, pengambilan gambar dan editan (kecuali suara) nya bagus. Tapi gw penonton awam. Gw nonton film tu nyari hiburan. And this i didnt get from 6.30. Alur nya datar dan lama. Dan ga ada yg buat mood penonton naik turun. Bisa aja sih ini pengaruh dari suara nya yg kurang. But still, kebanyakan org nonton film tu buat nyari hiburan, bukan menganalisa film nya. Datar, sampai berita yg diterima alit pas mau pulang (menghindari spoiler), baru mood penonton dibawa. Namun endingnya kembali datar. Ini yg gw perhatiin dari film2 Indonesia. Mau sebagus apapun cerita yg dibuat, tapi apabila penyampaiannya ga bagus, no one will pay attention. But this is just the begining for tangankiri production. Mereka punya org2 yg berbakat dan potential. Kyk pembuatan cerita, penciptaan karakter, dan pengambilan gambar (yg menurut gw pimilihan sudut gambar yg keren dan penting), itu semua oleh org2 tangankiri. Mreka pasti learn from their first experience. So, im looking forward for their next movie. Cheers & good luck for tangankiri.
Comment by mamahenky
Made Tuesday, 10 of April , 2007 at 3:15 pm
despite all of the technical problems, gue suka banget sama film ini.engga muluk2 ceritanya, engga jual mimpi, nyata banget.uda gitu walaupun syutingnya diluar, film ini berhasil ngegambarin kehidupan normal orang indonesia disana.gak perlu mobil mewah ataupun bule2.krn penasaran waktu nonton, gara2 suaranya suka engga kedengeran, (sayang bgt pdhl kayanya essence nya dialognya)gue lgs beli dvd, dan gue nyalain subtitlesnya…makin cinta gue.indah dari segala aspek (dialog, karakter, sinematografi yg berhasil ngiket semua element dan gokil2 juga soundtracknya!) akhirnya deh ada film indonesia yg engga bikin gue ngamuk2…salut!
Comment by put's
Made Wednesday, 11 of April , 2007 at 11:34 am
hah???
sumpah ni film bosenin bgt,,,!!!
gw dah berharap bnyk ma ni film scara web n poster juga fotografi nya nampak ok bgt,,tp cerita nya,,bo”"!!!
mungkin dialog nya bisa di buat lebih simple,,,
Comment by Potato_King
Made Wednesday, 11 of April , 2007 at 6:19 pm
biasa
aja
tuh
Comment by Nikita
Made Thursday, 12 of April , 2007 at 4:01 pm
Gw bela-belain jauh2 nonton ke BSD serpong buat nonton film ini. Gak rugi udah jauh2 nonton. Alur ceritanya mengalir dari awal ampe akhir. Beberapa dialognya memang agak kepanjangan sih… soundnya yang ilang2 timbul juga bikin beberapa dialog susah untuk dimengerti. tapi penampilan karakter Bima, Alit, & Tasya yang sangat kuat disini yang membuat film ini beda dengan kebanyakan film Indonesia. Endingnya juga bagus, sesuai ama tag linenya: kalo gak salah ” Hanya perlu satu langkah ya?”
Hanya saja, kematian ibunya Alit yang tiba2 karena kecelakaan pesawat terlalu dipaksakan, hanya untuk menampilkan kedewasaan Alit dalam mengambil sikap dlm hidupnya.
Bravo sineas muda Indonesia, semoga bisa membuat film yang lebih bermanfaat buat penonton Indonesia. Siapa bilang film bagus butuh dana yang besar..
Comment by " BT "
Made Saturday, 14 of April , 2007 at 5:32 pm
Comment gw, film ini basically bagus ceritanya tinggal penyampaiannya aja yg mesti di improve but hey.. buat film pertama siy udah bagus euy, sinematografinya.. ckckckck.. undoubtedly one of the best. Gw setuju, ini film emank segmented, ga smua orang bisa menikmati ato suka ama 6:30, soalnya ga komersil. Tapi setuju gw ama lydia, sebagai mahasiswa yg jauh dr orang tua, personally, film in kena di gw. Tp buat para pecinta film yg bener2 nyari hiburan fun ato cheessy ato chick flick.. hehehe gw yakin ini film tlalu kepanjangan buat elo. N gw juga setuju kalo review ato even comments2 dari kita smua itu opini kita smua masing2 jadi ga reflect kualitas film itu sndiri, jadi yah kalo kritik yg membangun, jgn ngejatuhin, bikin sineas2 muda Indonesia berkarya lebih baik. But eniwei good work for Tangan Kiri and its crew, ditunggu film ke2 dan seterusnya… salam dr Stonestown..
Comment by whateva
Made Monday, 23 of April , 2007 at 1:18 pm
dialog didalam film ini cukup mengalir. karakter yang diberikan juga sangatlah kuat. begitu juga sebab dan akibat yang mereka perankan, sesuai karakter. gw ga ngerti sampe ada orang yang bilang dialognya nge-bosenin.
difilm ini kita dituntut untuk berfikir, untuk meresapi makna dibalik kata-kata mereka itu…
untuk orang-orang yang enggan menggunakan otak mereka ketika menonton film. silahkan tonton saja Heart atau cewe matrepolis. film itu cukup bagus untuk kapasitas otak kalian…
Comment by Potato_King
Made Wednesday, 25 of April , 2007 at 3:20 pm
masalah utama dari film yang gambarnya bagus banget dan adalah pengkarakteran yang kuat banget tapi gak diimbnagi dengan cerita yang kuat pula jadinya karakter dan gambar tadi jadi percuma.
Kayak rumah yang dinding dan fondasinya dari beton tapi atapnya dari bulu ayam….ya gitu lah.
Comment by Afterglow
Made Wednesday, 25 of April , 2007 at 4:15 pm
Lamanya kayak film Kimkiduk…
I wasnt jumping up n down or anything, but yeah its alrite kok….
Soundnya aja kasian n ritme editingnya wayyy terlalu lama,
tp yah itu style pembuatnya, for this is a very personal film….
Salut buat aldut.. Krn bikin film ga gampang, diluar segala kekurangan dan kelebihannya
Dibanding film anak2 luar yg lain, i like this one the best.
Comment by calon filmmaker
Made Wednesday, 25 of April , 2007 at 9:54 pm
barusan nonton di vcd. yg paling kuat dari film ini adalah cerita dan karakterisasinya. untuk gambar, okelah sinematografinya bagus tapi some parts ada yg gelap banget jadi gak keliatan apa2. entah itu karena vcd apa emang begitu. soundnya sendiri jg kurang banget, dan mengingat yg palinggue enjoy dari sini adalah dialognya, jadi agak terganggu jg. tp overall buat produksi perdana ini udah oke banget. apalagi karakter alit di film ini gue banget; gue yg kerjaannya cuma main2 dan gak pernah punya jawaban akan masa depan gue hehe..
Comment by Afterglow
Made Thursday, 26 of April , 2007 at 12:18 pm
Yeah…I think we r all Alit in our own ways hehehe
Comment by nad
Made Friday, 27 of April , 2007 at 2:18 am
akhirnya ada break dr badai pilem kancut… walopun blom 5 bintang, tp u/ ukuran pilem perdana… gila..
finally, ada pilem yg isinya bukan abg2 centil suka dugem, ato hantu2 katrok yg annoying, this movie rawkssss… si adila keren amet aktingnya dibanding pndatang baru yg laen.. skenarionya juga kadang nujeb2 dalem bgt… gak nyangka pilemnya seasik ini
walopun agak2 bosen di depan2nya.. pd akhirnya gw nangis2 xP ngebayangin kalo nti gw kayak gitu juga… mo balik ke indo tp gak tau mau ngapain, eh pake ada musibah segala pdhl kan niatnya ulang biar kangen2an… T—-T jd sedih lg….
salut deh buat 6.30! moga2 banyak yg bikin pilem kayak gini juga…
Comment by nofrills
Made Monday, 7 of May , 2007 at 4:21 pm
kalo ada kalimat-kalimat yang ga jelas kedengaran di film ini, ada mistiknya sih. Coba tu film, pas di bagian yang suaranya ga jelas, diputer tapi dengan arah terbalik. terdengar “beraas…beraas…beraas”. Scary………
(boong ding):)
Comment by nagrive
Made Tuesday, 8 of May , 2007 at 10:17 am
wakzzz emang bagus tuh.. punya inti cerita yang kuat banget dan setiap dialognya emang bermaknaaa banget. karakterisasinya juga bagus (bgtt). top abiz aktingnyaa. Sayang sih soundnya kadang2 rada rese gitu deh.
Gak nyesel deh gw beli dvdnya! Gw gak malu deh ngasi liat ni film ke orang2 non-indo!!
Comment by pijan
Made Saturday, 12 of May , 2007 at 7:53 pm
BOSAN GILER!!!
aeperti setahun hidup tanpa matahari..
Comment by Aveline Agrippina
Made Wednesday, 16 of May , 2007 at 8:21 am
Mungkin ini film dikatakan banyak orang hanya bermodalkan tampang pemain dan latar LA saja. Namun jika mereka menonton, masih jika lho, mereka dapat mengerti apa yang diceritakan oleh film ini sepenuhnya
Comment by bombom
Made Monday, 21 of May , 2007 at 6:42 pm
Haaah ???
film bagus ini ????
jujur g gak ngerti film.
ada beberapa point yg g ambil dari sini.
1.Adegan nya kurang diedit, banyak adegan gak perlu dipanjang2in.
2.tata suara nya kacau balaaaauuuuu, masa tiba2 mendem trus tiba2 keras. aneh.
3.Ada beberapa adegan yang blury ( g gak tau deh sengaja digituin ato gak, malah kayak diambil pake handphone jadi agak pecah2 gitu).
Comment by nagrive
Made Wednesday, 23 of May , 2007 at 10:59 am
@avaline: bener banget. bener banget. gw dah bosen notnon film2 ga jelas ala indo yg isinya jurig2 ga jelas n film2 abg ngedugem ga jelas. jarang2 ada film indo yg pemainnya punya karakter yg kuat kayak film ini. tapi emang selera org kan beda2 yah.. haha.. emang gw suka film2 drama kali ya.
Comment by jhoni
Made Saturday, 26 of May , 2007 at 4:10 pm
apaan bagus?? film cupu gini,,asli gw g ngerti mau ngomong apa dah ama film indo sekarang,,makin kacrut,terutama niy film dah,,
g ngerti mau dibawa kemana niy film,, mulai2 dari penempatan scene2 so romantis dengan kata2 yang totally garing,akting yang kaku dri pemeran utama,,pengambilan gambar yang biasa bgt,kulaitas suara kacau, percakapan basi,, asli gw nyesel bgt harus buang 2 jam waktu gw buat ntn film kacrut gini,, pfyuh,,
Comment by sigit
Made Sunday, 27 of May , 2007 at 4:23 pm
film tai ini!!! dibilang bagus ….!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!! yg nulis didepan homo yg ngasih bintang2 goblok banget pala lo musti dikedokin kancut !!!!!!!!!
Comment by jhoni
Made Monday, 28 of May , 2007 at 12:58 am
setuju gw ama loe git,,
heran gw film kacang gini bisa dapet 3 bintang,,
herna juga gw,, ngerelaiin duit buat nikin film ginian doang,,
garing,, kacrut,, dan g bermutu
Comment by autumnleaves
Made Wednesday, 30 of May , 2007 at 5:33 pm
Bung Sigit udah pnah bikin film belom ?
Comment by sigit
Made Thursday, 31 of May , 2007 at 7:20 am
udah tuh..
Comment by sigit
Made Thursday, 31 of May , 2007 at 7:29 am
udah tuh , gw bikin film independen dgn budget 1 juta dan menurut gw film ini sama dgn film dgn budget yg sama , tapi ini opini gw dan temen2 gw aja , semua org punya pemikiran dan cara pandang beda2
Comment by benkakoi
Made Friday, 1 of June , 2007 at 7:30 pm
niy film menurut gw baduss eh..baguss !!!!! ,ada kejadian yg bikin gw ngerenung di film ini man, pas adegan nyokapnya meninggal, dalem bgt euy (TT__), amit2 jabang bayi deh klo sampe kejadian, coz bentar lg gw jg balik ke indo, so film ini bagus !!!!!, menurut gw lho
Comment by Toni
Made Wednesday, 13 of June , 2007 at 10:08 am
Coba lihat ini deh.
http://mamokaka.multiply.com/journal/item/3
“…Kemaren gue posting komen di sinema-indonesia.com (SI) atas review mereka untuk film 6:30. Beberapa jam kemudian, gue iseng ngecek, sapa tau ada orang yg gak kalah iseng, nanggepin komen gue.
Ternyata nggak ada. “
Comment by "BT"
Made Wednesday, 27 of June , 2007 at 6:07 am
Tolong.. Kata2nya dijaga yah…!!Ga berkelas bgt siy, kampungan!Kalo mau ngeritik yg ngebangun.. jgn ngejatuhin.. gmana mo maju bangsa!!Payah, bisanya ngejatuhin doank, sirik boy?! Maju terus sineas2 muda…
NB: For Owner/Moderator SI.. tolong dijaga/disensor kalimat2 kampungan yg di posted. Tolong! Tengkyu..
Comment by NoNtOn_YuuK
Made Wednesday, 11 of July , 2007 at 11:38 pm
Dunno Bout you guys BuT This FiLm IS really hiPnotizing,,Not in a good waYs nOr The Bad Ways
Comment by suicide
Made Thursday, 12 of July , 2007 at 4:32 pm
NontOn_yuuK… maybe its the Jamaican lolo in yer hand if u catch my drift.. get a refund to yer dealer… either way this movie still rawks if u aks me!
Dan buat TONY… get a life dude.. i think poilitics aint yer cup o’ tea.. ngga usah sok ngerti deh. kesyaaann…. hahaha… sok paling tau lu… THX to SI to band this S**thead comment.
SI has kind enuff to dedicate this site to movies and lets pay some respect to that a least.. stick to the movies you guys either is makin it, loving or hating it, pretend that u know lots about movies or whatever… just stick yer comments to the film it self… its not easy making one you know… (I’m talkin to u TONY… and pointin’ my finger too… guess which finger haha!)
Comment by edogawa
Made Sunday, 15 of July , 2007 at 2:53 pm
karakter sih bagus, tapi film nya gelap bgt! bikin ngantuk soalnya pencahayaannya kurang. ampe-ampe gwe harus nebak nih tiga orang lagi ngapain malam2 trus kyk ada api gitu. ternyata lagi masang api unggun. trus banyak scene yg panjang bgt bikin bosenin penonton. pengambilan gambarnya juga kurang bagus. tapi seperti yg gwe bilang,, karakternya lumayan..
Comment by steven hyde
Made Monday, 23 of July , 2007 at 11:27 am
Banyak yg bilang keren.Gue sih belon nonton,tapi abis baca ni’ review…Pengen banget deh beli vcd/dvd di music store.Eh,udah keluar khan?
Comment by bukan pengamat
Made Saturday, 18 of August , 2007 at 3:23 pm
Untung ada tombol fast forward di remote. Gw mulai nonton film ini 6:00 , 6:30 dah kelar. Bosen abeees…
You must be logged in to post a comment.